Kesalahan Pandangan Masyarakat Mengenai Investasi Saham yang Harus di Hilangkan

Sudahkah Anda merencanakan jenis investasi apa yang akan dimulai untuk meningkatkan keuntungan sampai dengan masa depan? Banyak sekali cara berinvestasi menguntungkan salah satunya dengan investasi saham yang menarik perhatian.

Kesalahan Pandangan Masyarakat Mengenai Investasi Saham yang Harus di Hilangkan Pintar Sekolah

Dahulu cara tersebut hanya digunakan oleh orang-orang tertentu saja karena banyak faktor yang menjadikan beberapa masyarakat melakukan investasi tersebut. Antara lain yaitu kesalahan pandangan mereka mengenai jenis investasi ini. Secara tidak langsung hal itu akan membuat keyakinan seseorang semakin luntur, apalagi ditambah dengan pengetahuan dan ilmu yang kurang mengenai investasi yang benar dan baik.

Sebagai pemula sebenarnya tidak salah berfikir seperti itu tetapi ada baiknya untuk menghindari hal-hal yang negatif dan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Berikut ini beberapa kesalahan pandangan masyarakat mengenai sebuah investasi melalui saham, antara lain:

1. Modal harus besar.


Masih banyak orang yang beranggapan bahwa melakukan investasi itu harus mempunyai modal yang cukup besar, hal itulah yang membuat beberapa diantaranya enggan melakukan investasi. Padahal pernyataan itu salah, sejak tahun 2015 BEI telah membuat ketetapan minimal pembelian saham. Bahkan beberapa perusahaan sekuritas membuat ketentuan deposit pertama sebesar seratus ribu rupiah minimal. Secara tidak langsung itu sudah mematahkan anggapan masyarakat luar mengenai modal besar untuk melakukan investasi.

2. Investasi itu judi.


Terkadang keuntungan yang bisa didapatkan dalam waktu singkat membuat beberapa orang berfikir bahwa investasi itu seperti judi. Padahal itu tergantung pengolahan pola dari pelaku investasi. Jika pengelolaan sesuai dengan panduan dari perusahaan sekuritas tentu pendapat tersebut dapat terbantahkan.

3. Kerugian besar mengancam.


Investasi melalui saham itu tergantung dari pemilihan perusahaan, pengolahan dan juga perhitungan modal yang diberikan. Jadi tidak semua kata bangkrut itu harus menghantui para calon investor besar. Karena dengan perhitungan yang tepat hal tersebut dapat dihindari dan bahkan tidak akan terjadi.

4. Membutuhkan konektivitas dan pemantauan selalu.


Selanjutnya ada yang berfikir bahwa jual beli saham itu membutuhkan koneksi internal sehingga keuntungan yang didapatkan akan lebih besar. Hal itu salah bahkan tanpa banyak investor yang berhasil dengan mencari informasi melalui perusahaan eksternal. Bahkan sebagai investor tidak perlu harus memantau pergerakan saham setiap harinya.

Seorang siswa dari XI RPL 1 dan bersekolah di SMKN 1 Karawang. Hobi menulis dan sangat menggemari dunia web development, internet dan desain.

Silahkan berkomentar atau berpendapat melalui form dibawah. Berkomentarlah sesuai dengan isi artikel, link tidak akan ditampilkan, dan komentar yang mengandung unsur SARA tidak diperkenankan.
Jadilah orang yang bijak dan bisa menghargai orang lain
EmoticonEmoticon