Monday, July 10, 2017

Mengenal Jaringan LAN (Local Area Network)

Pada kategori teknologi informasi, kali ini blog Pintar Sekolah akan membahas seputar tentang jaringan pada komputer. Artikel sebelumnya di kategori teknologi informasi adalah tentang Sejarah dan Perkembangan Komputer Lengkap. Di artikel tersebut kamu bisa mengetahui perjalanan sejarah sebuah komputer dari zaman dulu hingga prediksi komputer masa depan. Sekarang kita akan membahas tentang jaringan dari sebuah komputer, lebih tepatnya jaringan LAN atau singkatan dari Local Area Network.


Mengenal Jaringan LAN (Local Area Network) Pintar Sekolah

Pada artikel mengenal jaringan PAN saya sudah menjelaskan secara singkat dan menyebutkan berbagai macam jaringan yang ada pada sebuah komputer. Jaringan komputer diukur dan diurutkan dari seberapa jauh jangkauan jaringan tersebut, kita sudah pernah membahas jaringan PAN atau Personal Area Network dimana jaringan tersebut adalah jaringan pada komputer yang memilii jangkauan yang paling dekat.

Maka sekarang kita akan naik satu tingkat, menuju jaringan LAN yang memiliki jangkauan jaringan yang lebih luas lagi. Saya rasa kamu mungkin juga sudah pernah mempelajari jaringan LAN pada saat masih bersekolah di SMP. Tetapi, mungkin masih ada materi yang terlewat atau tidak kamu ketahui. Oleh karena itu lah artikel lengkap jaringan LAN ini dibuat oleh blog Pintar Sekolah.

Apa yang akan kita pelajari tentang LAN pada artikel kali ini? Kita akan mempelajari semua tentang jaringan LAN mulai dari pengertian, teknologi yang digunakan, prinsip kerjanya, ciri-ciri atau karakteristik, cara membuat LAN hingga alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sebuah jaringan LAN.

Pengertian Jaringan LAN (Local Area Network)


Baiklah, hal pertama dari jaringan LAN yang akan kita pelajari adalah seputar pengertiannya terlebih dahulu. Apa yang dimaksud dengan jaringan LAN?

Jaringan LAN atau singkatan dari Local Area Network adalah salah satu dari sekian banyaknya topologi jaringan pada komputer yang mencakup wilayah yang kecil. Batas radius jarak jaringan LAN adalah 10 km.

Menurut pengertian diatas bisa kita ketahui bahwa jaringan LAN hanya dapat mencakup wilayah yang kecil saja dan jaraknya juga terbatas sampai 10 km.

Biasanya, jaringan LAN digunakan pada wilayah-wilayah kecil seperti sekolah, kampus, kantor, universitas dan semacamnya.

Walaupun jaraknya yang hanya mencakup wilayah yang kecil, tetapi jaringan LAN adalah jaringan yang menjadi cikal bakal tumbuhnya jaringan lainnya yang sudah ada sampai sekarang.

Dulu, jaringan LAN digunakan untuk mengembangkan jaringan lain dan dijadikan seperti sebuah eksperimen, hasilnya sudah ada banyak jaringan lainnya yang terinspirasi dari jaringan LAN seperti jaringan MAN contohnya.

Jika kamu sudah paham dan mahir dalam membuat jaringan LAN sederhana, dapat dipastikan bahwa kamu tidak akan menemukan kesulitan yang berarti ketika mencoba membuat jaringan lainnya.

Dengan dua komputer yang saling terhubung seperti komputer pribadi dengan workstation yang saling terhubung dan dengan peralatan yang serta saling bertukar informasi, kamu sudah bisa membuat jaringan LAN.

Karena kesederhanannya, jaringan ini menjadi sangat populer dan merupakan salah satu jaringan yang paling banyak digunakan.

Namun, jarak dari satu komputer ke komputer lainnya hanya sekitar 5 - 10 km saja, tetapi kecepatan jaringan LAN cukup cepat, yaitu dari 10 - 100 mbps.

Untuk membuat sebuah jaringan LAN setidaknya dibutuhkan satu komputer sebagai server atau pengatur (operator) jaringan dan satu komputer sebagai client nya.

Teknologi Yang Digunakan Pada Jaringan LAN


Setelah memahami sebuah jaringan LAN dan mengetahui pengertiannya, maka pada sesi ini kita akan membahas tentang teknologi apa saja yang digunakan untuk membuat sebuah jaringan LAN.

Jaringan LAN sendiri berbasis teknologi IEEE 802.3 ethernet yang menggunakan perangkat switch dimana kecepatan transfer datanya mencapai 10, 100, atau 1000 Mbit/s.
Baca Juga
Selain menggunakan teknologi ethernet, teknologi 802.11b atau yang lebih dikenal dengan sebutan wi-fi juga sering digunakan dalam jaringan LAN. Jaringan LAN yang menggunakan teknologi wi-fi biasa disebut dengan hotspot.

Setiap node atau komputer dalam jaringan LAN juga memiliki daya komputasi masing-masing sehingga masing-masing dari setiap komputer yang tergolong dalam jaringan tersebut bisa mengakses data sesuai dengan aturan yang diatur oleh server.

Data yang bisa diakses bisa berupa dokumen atau bisa juga sebuah printer. Selain itu, para pengguna juga bisa berkomunikasi dengan pengguna lain yang termasuk kedalam jaringan LAN yang sama menggunakan aplikasi tertentu.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Jaringan LAN


Melihat teknologi yang digunakan cukup canggih, membuat jaringan LAN memiliki karakteristik atau ciri-ciri tersendiri. Apa sajakah karakteristik dan ciri-ciri tersebut?

Range atau Jangkauan


Range atau jangkauan dari jaringan LAN masih tergolong pendek karena dilihat dari namanya saja "local", mengindikasikan bahwa jaringan ini hanya bisa digunakan pada daerah lokal saja seperti lab komputer atau rumah.

Jumlah Komputer


Jumlah atau banyaknya komputer yang bisa terhubung pada sebuah jaringan LAN sekitar 35-40 komputer. Dengan jumlah dibawah itu kecepatan transfer datanya masih tergolong normal, namun jika sudah mencapai batas atau bahkan melebihinya maka kecepatan transfer datanya akan melambat. Selain itu, jumlah port hub atau switch maksimalnya sebanyak 40 saja.

Istilah Host dan Node


Dalam topologi jaringan LAN ada istilah host dan node. Sebagian besar dari kalian saya rasa baru tahu dengan istilah ini. Lalu apa yang dimaksud host dan node tersebut? Host adalah semua perangkat yang terhubung dalam sebuah jaringan LAN, seperti server, klien, printer hingga switchnya. Sementara node adalah perangkat komputer dalam jaringan yang melakukan pengiriman dan penerimaan sinyal.

Perangkat Yang Digunakan


Untuk menghubungkan 3 komputer atau lebih dalam sebuah jaringan LAN, dibutuhkan sebuah perangkat standar seperti hub atau switch. Kedua perangkat ini menggunakan media kabel. Ada satu perangkat lagi yang dinamakan access point atau hotspot, fungsinya sama dengan dengan hub dan switch, namun access point digunakan untuk jaringan nirkabel seperti wi-fi.

IP Address


Saya rasa semua jaringan selain jaringan LAN juga mempunyai karakteristik seperti ini. Dalam sebuah jaringan, alamat IP atau IP address yang dimiliki oleh masing-masing komputer haruslah berbeda. Jika terdapat kesamaan IP maka akan terjadi IP conflict atau tidak dapat terhubung ke jaringan.

Prinsip dan Cara Kerja Jaringan LAN


Seperti yang kita ketahui bahwa jaringan LAN dibatas oleh lokasi secara fisik. Selain itu, fasilitas yang digunakan dalam jaringan ini juga tidak memerlukan fasilitas umum lainnya seperti telepon, tetapi langsung menggunakan media yang telah disediakan oleh pemilik jaringan itu sendiri.

Efek dari penggunaan jaringan LAN terhadap semua komputer yang terhubung membuat para penggunanya bisa saling berhubungan dan bertukar baik informasi maupun data dan dokumen.

LAN yang menggunakan perangkat seperti hub atau switch, akan menggunakan konsep perangkat tersebut. Dalam hal ini hub tidak memiliki pengetahuan apapun tentang alamat tujuan sehingga penyampaian atau pengiriman data dilakukan secara broadcast. Dan hub juga hanya memiliki 1 domain collision, dimana jika ada salah satu port yang sibuk maka port-port lainnya juga harus menunggu.

Alat dan Perangkat Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Jaringan LAN


Karena pada artikel kali ini blog Pintar Sekolah akan memberikan tutorial cara membuat jaringan LAN secara singkat, maka kamu perlu mengetahui perangkat atau alat-alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuatnya.

  • Router. Perangkat ini bisa diibaratkan sebagai sebuah jantung dalam topologi jaringan. Fungsinya yaitu untuk menghubungkan satu jaringan dengan jaringan lainnya. Dalam jaringan LAN berguna untuk menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN nya sendiri.
  • Switch. Switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN.
  • Ethernet Card. Perangkat ini berguna untuk menghubungkan atau mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung. Biasanya, pada komputer keluaran baru perangkat ini sudah disematkan secara onboard sehingga kamu tidak perlu untuk membelinya lagi.
  • Ethernet Cable. Mungkin perangkat ini lebih dikenal dengan nama kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan sesama komputer dan komputer ke router. Ujung dari kabel ini menggunakan konektor teknologi bernama RJ-45. RJ-45 sendiri memiliki 2 setelan, yaitu kabel straight dan cross. Kedua kabel tersebut memiliki fungsi dan urutan warna yang berbeda, kabel straight berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan router, sementara kabel cross berfungsi untuk menghubungkan sesama komputer.
  • Modem. Ini adalah perangkat opsional yang artinya tidak harus kamu miliki. Modem berguna untuk menghubungkan komputer dengan internet sehingga semua pengguna bisa mengakses internet, jika tidak menggunakan modem maka kamu hanya bisa berkomunikasi dengan sesama pengguna yang ada didalam jaringan LAN tersebut.
  • Crimping Tool. Berguna untuk menyambungkan konektor RJ-45 dengan kabelnya.
  • Lan Tester. Berfungsi untuk mengecek apakah kabel UTP nya sudah berfungsi dengan baik atau tidak.

Agar mempermudah pekerjaan, kamu bisa meminta tolong kepada penjual kabel ethernet untuk sekalian dipasangkan konektor RJ-45 nya sehingga kamu tidak perlu cape-cape memasangnya sendiri.

Sebaiknya kamu membuat rancangan terlebih dahulu sebelum membuat sebuah topologi jaringan LAN. Kamu harus memperhitungkan jumlah komputer, perangkat dan seberapa luas tempat yang akan digunakan. Dengan begini maka rencana kamu akan lebih tertata.
Perlu kamu ketahui bahwa kebanyakan warnet juga menggunakan topologi jaringan LAN

Cara Membuat Topologi Jaringan LAN Sederhana


Sebagai bonus karena kamu telah mengunjungi artikel blog Pintar Sekolah, maka saya akan memberikan tata cara atau tutorial cara membuat jaringan LAN sederhana lengkap dengan gambar dan video pendukung.

Mengenal Jaringan LAN (Local Area Network) Pintar Sekolah
Model sederhana pembuatan jaringan LAN

Perhartikan gambar di atas. Gambar di atas adalah salah satu model pembuatan jaringan LAN sederhana yang saya dapatkan dari internet. Kita akan mencoba membuat jaringan LAN seperti itu pada artikel ini.

Sebelumnya, mari kita perhatikan terlebih dahulu keterangan dari nomor-nomor yang tersedia pada gambar tersbut.

  1. Internet. Gunanya tentu agar jaringan LAN yang dibuat bisa mengakses jaringan internet.
  2. Kabel. Berguna untuk menghubungkan router dengan komputer.
  3. Router sekaligus modem yang menghubungkan jaringan LAN dengan jaringan internet.
  4. Server komputer. Komputer ini lah yang menjadi server atau operator dan bisa mengatur komputer client.
  5. Switch. Dan perangkat terakhir ini berfungsi untuk menghubungkan komputer server dengan komputer client.

Pastikan semua hardware atau perangkan keras yang dibutuhkan sudah terpasang semua. Pada tutorial ini saya menggunakan sistem operasi Windows dengan versi Windows 10 terbaru, jadi mungkin ada beberapa menu atau tampilan yang berbeda, silahkan disesuaikan saja dengan komputer kamu.

Baiklah, langkah pertama yang akan kita lakukan adalah menghubungkan komputer server yang sudah disiapkan dengan internet dan membagikan internet tersebut kepada komputer client, atau istilahnya adalah ICS (Internet Connection Sharing).

Mengenal Jaringan LAN (Local Area Network) Pintar Sekolah
Cara membuat kompute server di jaringan LAN

Gambar diatas adalah tata cara atau step by step cara membuat komputer server pada sebuah jaringan LAN sehingga terhubung dengan internet. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan tutorialnya berikut ini.

  1. Jangan lupa siapkan terlebih dahulu satu komputer yang akan dijadikan sebagai server.
  2. Kita akan mengakses menu network dan sharing center yang berada di control panel. Untuk mempercepat aksesnya, kamu bisa mengklik kanan pada logo koneksi yang ada di desktop kamu dan klik menu Open Network and Sharing Center (Gambar 1).
  3. Setelah berada di menu network and sharing center, selanjutnya lihat pada bagian sebelah kiri layar dan pilih menu Change Adapter Settings (Gambar 2).
  4. Lalu, cari modem atau perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet. pada tutorial ini saya memilih Ethernet. Klik menunya dan pilih Properties (Gambar 3).
  5. Selanjutnya, ada jendela baru, pada jendela baru tersebut pilih menu Sharing dan centang kotak pertama atau Allow other network users to connect through this computer's Internet connection dan yang terakhir klik Ok atau Simpan. (Gambar 4).

Jika kamu sudah melakukan 5 langkah di atas dengan benar seharusnya komputer server kamu sudah terhubung dengan internet dan sudah berhasil dibagikan kepada komputer client, namun komputer client masih belum menerima koneksi internet tersebut.

Agar komputer client mendapatkan internet juga masing-masing komputer harus mempunyai IP address. Perhatikan gambar dibawah ini.

Mengenal Jaringan LAN (Local Area Network) Pintar Sekolah
Cara menghubungkan komputer server dengan komputer client

Langkah-langkahnya hampir sama dengan cara sebelumnya, hanya terdapat sedikit perbedaan saja. Lakukan tutorial berikut untuk melanjutkan pembuatan jaringan LAN sederhana.
  1. Pada komputer client, silahkan masuk ke menu Network and Sharing Center dari desktop dengan cara mengklik kanan ikon koneksi yang ada di taskbar (Gambar 1),
  2. Pilih menu Change Adapter Settings yang berada di sebelah kiri layar (Gambar 2).
  3. Pilih koneksi jaringan LAN kamu dan klik kanan, lalu pilih menu Properties (Gambar 3).
  4. Klik pada menu Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) lalu akan muncul menu baru, klik Properties (Gambar 4).
  5. Pada jendela baru yang muncul pilih pilihan Obtain IP Address Automatically atau seperti di gambar 5 dan jangan lupa klik Ok atau Simpan.
  6. Lakukan hal yang sama pada menu Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).

Jika dirasa kurang jelas, kamu bisa menonton video tutorial cara membuat jaringan LAN sederhana dari Youtube dibawah ini.


Setelah kamu melakukan kedua tutorial diatas dengan benar maka kamu sudah berhasil membuat sebuah jaringan LAN yang sederhana. Jika gagal, silahkan ulangi kembali cara-cara diatas dan lakukan dengan teliti.

Dengan berhasil membuat sebuah jaringan LAN sederhana maka kamu tidak akan mendapatkan kesulitan ketika harus membuat topologi jaringan lainnya, seperti jaringan MAN.

Nantikan artikel menarik lainnya tentang Teknologi Informasi hanya di blog Pintar Sekolah. Mohon dikoreksi jika ada yang salah dan jangan lupa bagikan ke teman-teman kamu.

Seorang siswa dari XI RPL 1 dan bersekolah di SMKN 1 Karawang. Hobi menulis dan sangat menggemari dunia web development, internet dan desain.

2 komentar

Waw mantep banget tutorialnya, lengkap dengan videonya. Kalau bisa mah gan buatin artikel tentang pengaturan router

Terima kasih sudah berkunjung sebelumnya, untuk artikel tentang teknologi informasi pada komputer seperti router akan dibahas setelah materi tentang jenis-jenis jaringan (PAN, LAN, MAN, dan WAN) selesai dibahas ya :D

Silahkan berkomentar atau berpendapat melalui form dibawah. Berkomentarlah sesuai dengan isi artikel, link tidak akan ditampilkan, dan komentar yang mengandung unsur SARA tidak diperkenankan.
Jadilah orang yang bijak dan bisa menghargai orang lain
EmoticonEmoticon